Menjadi Seorang Ilmuwan


Tulisan ini saduran dari blog sci journal yang menurut saya sangat menginsipirasi dan mengingatkan kepada ilmuwan-ilmuwan agar temuannya dapat diberikan dan bermanfaat untuk masyarakat.

Seorang ilmuwan itu terus mencari dan meneliti hingga menjadi ilmu pengetahuan yang dapat dipergunakan secara praktis untuk masyarakat. Dari hasil temuannya, ilmuwan itu harus mampu menguasai ilmu komunikasi yang baik agar ilmu dan pengetahuannya bisa di pahami oleh orang banyak dan bisa disebar-luaskan.

Farmaci altamente efficaci Viagra, Cialis, Levitra su https://farmacia-farina.com/. Prezzi bassi e alta qualità garantita!

foto : republika.co.id
Albert Enstein

Dalam melakukan penelitian itu banyak hal yang bisa ditemukan, dari sekian banyak temuan-temuan harus bisa dijelaskan dengan sistematik dan mudah dipahami. Seperti dalam pernyataan Albert Einstein,  dalam menjelaskan harus mampu sesederhana mungkin agar orang lain mudah memahaminya.

“If you can’t explain it simply, you don’t understand it well enough.” 

terjemahan bebas “Jika Anda tidak bisa menjelaskannya dengan sederhana, Anda belum cukup memahaminya.”

Seorang ilmuwan dapat dikenal orang banyak dan mendapatkan royalti dari sebuah penelitiannya. Tetapi ketenaran dan kekayaan itu, bukan dari sebuah tujuan tapi hanya sebuah dampak (impact). Karena menurut pendapat pribadi dalam keyakinan Agama saya, yang disampaikan itu merupakan sebuah penemuan fakta yang sebenarnya sudah sudah ada (pemilik semesta ini), .
Dan Joannah W. menuliskan :  “great scientists do NOT need to be popular. ”

sumber :  Best Science Communication Tools For Researchers (SCI JOURNAL)

Kesadaran Aptikom Dalam Membuat Jejak Digital

APTIKOM merupakan organisasi besar yang ada di Indonesia, karena anggotanya tersebar di seluruh Indonesia yang merupakan para akademisi dengan memiliki homebase berada di kampus-kampus seluruh Indonesia dari Papua Barat sampai dengan Aceh. Menurut sekjen Aptikom, Bapak Solikin di sampaik pada acara pelatihan calon jurnalis aptikom sudah banyak kegiatan yang di lakukan baik yang ada di tingkat daerah maupun di tingkat nasional. Namun, masih sedikitnya dokumentasi yang bisa di cari di jaringan internet. Sehingga perlu di tata ulang  cara mengelola data, menayangkan informasi kegiatan-kegiatan yang ada di APTIKOM agar bisa dinikmati bagi para anggota aptikom ataupun masyarakat umum.

Dengan kebutuhan itu, maka pada tanggal 16 mei 2020 dikumpulkan dari seluruh perwakilan APTIKOM se-Indonesia untuk diberikan pelatihan jurnalis dengan harapan tim jurnalis aptikom ini salah satu wadah yang mengumpulkan berbagai informasi kegiatan yang ada di aptikom daerah maupun tingkat nasional dan mempublikasikan ke halayak umum. Pada edisi pelatihan jurnalis ini, menghadirkan Pa Hanafi yang merupakan wartawan senior Pikiran Rakyat (PR). Dalam pelaksanaan pelatihan jurnalis di hadiri lebih dari 50 orang yang tergabung melalui aplikasi ZOOM yang populer di masa pandemi COVID-19 ini untuk komunikasi bersama jarak jauh.

Para peserta pun sangat antusias dengan pelatihan jurnalis ini, karena selesai seluruh peserta masih bergabung melalui aplikasi ZooM. Pada sesi pelatihan ini, narasumber memberikan materi bagaimana membuat berita dan cerita yang baik dengan model 5W1H dan kode etik dalam melakukan jurnalis agar tidak melakukan kesalahan dalam pemberitaan dan peliputan berita yang akan di sajikan.

Dampak Peningkatan Kualitas Lembaga dan SDM

Pengelolaan lembaga yang baik dengan memperhatikan calon-calon peserta didik, proses Pendidikan, pendukung proses pendidikan, dan penguatan keahlian secara spesifikasi.

Dengan memperhatikan poin-poin tersebut akan berdampak terhadap hasil didikan dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga dengan keahlian yang di miliki dari setiap lulusan.

Cara Sederhana menghilangkan Malware

Kebiasaan yang buruk adalah membuat kita terjebak oleh apa yang di inginkan oleh kita. Sederhana seperti kita yang sering mencari dan mempergunakan aplikasi bajakan dan  membajak kadang di bajak lagi orang-orang yang tau memanfaatkannya. Bukannya mendapatkan aplikasi full version malah terjebak oleh Malware.

Apabila kita terkena oleh Malware hasil alikasi yang di jalankan sendiri akan terus menyebar ke komputer kita.

Ciri-ciri terkena Malware

  1. Komputer lambar karena setelah terinfeksi malware trojan-trojannya akan melakukan download aplikasi yang mendukung malware tadi dari alamat tertentu
  2. Banyak Shortcut bertebaran dan di desktop atau browser

Cara menanggualangi yang sederhana dengan melakukan tindakan-tindakan berikut :

  1. Termudah download aplikasi malwarebytes versi gratisan aja dan jangan lupa download update definition nya
  2. Scan Komputer secara menyelruh, biasanya menemukan berbagai file-file yang tersebar di seluruh folder, regiter dan lain-lain
  3. Reset Browser agar Default lagi, karena walaupun sudah di Scan dan bersih biasanya browser tidak normal dan menjadi lebih lambat. Hal ini melakukan pembersihan di bagian Cookies

Semoga membantu,

TAG

Perkembangan dan dampak virus malware

Virus komputer merupakan sesuatu yang baru, virus sejak masih sistem operasi DOS sudah ada, hanya tingkat ancaman dan dampaknya saja yang berbeda.

Virus-virus terdahulunya berdampak kecil dan cukup lambat dalam penyebarannya. Virus yang dulu hanya infeksi melalui disket penyebarannya tergantung penggunanya kalo aktif dan make komputer dimana-mana baru penyebarannya cukup cepat. Tapi dampak secara geografis pasti lambat.

Kalau sekarang semakin hebat dan jangkauannya penyebarannya sangat cepat karena memanfaatkan media internet. Dikenali cara penyebarannya dengan memanfaatkan worm sehingga mampu menginfeksi target dengan komputer yang sudah terinfeksi.