π Artikel Jurnal yang Dibahas
- Judul: Analysis and Implementation of the Internet of Things (IoT) in the Development of Monitoring Solar Power Plants (PLTS) 600 WP
- Penulis: Tarmin Abdulghani, Siti Nazilah, M. Kany Legiawan, Fietri Sulaeman, Moch Fahmi Setiadi
- Jurnal: Jurnal Teknik Informatika (JUTIF), Vol. 5 No. 4, Agustus 2024 [SINTA-2]
- Link DOI: https://doi.org/10.52436/1.jutif.2024.5.4.2093
- Link Artikel : https://jutif.if.unsoed.ac.id/index.php/jurnal/article/view/2093
π± Ketika Energi Hijau Butuh Bantuan Digital
Energi surya adalah bintang baru di langit solusi krisis energi dan iklim. Tapi… tahukah kamu bahwa panel surya juga bisa βmalas kerjaβ kalau nggak diawasi? Yap, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) butuh pemantauan rutin supaya tetap optimal. Nah, di sinilah Internet of Things (IoT) ambil peran.

Artikel ini mengajak kita menyelami bagaimana teknologi IoT bisa bikin PLTS 600 WP bekerja lebih cerdas, efisien, dan minim gangguan. Gak cuma itu, monitoring berbasis IoT juga bisa jadi solusi digitalisasi untuk daerah-daerah yang listriknya sering byar-pet.
π§ Konsep PPDIOO dalam pengembangan Panel Surya
Penelitian ini menggunakan metode PPDIOOβsingkatan dari Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimizeβuntuk mengembangkan sistem monitoring IoT di PLTS. Metodenya terstruktur banget, dari identifikasi kebutuhan sensor, perancangan arsitektur sistem, instalasi perangkat keras, hingga pengujian data real-time.
Mereka menggunakan kombinasi perangkat seperti:
- NodeMCU ESP8266 untuk komunikasi WiFi
- Sensor PZEM-004T dan OV-25v buat deteksi tegangan & arus
- Blynk app untuk dashboard monitoring via ponsel
- Inverter, akumulator, dan SCC sebagai komponen inti PLTS
Semua data dikirim ke cloud dan divisualisasikan secara real-time. Kamu bisa pantau performa panel surya dari mana punβbahkan sambil rebahan!
π Kenapa Ini Relevan Sekarang?
- Transformasi Digital Sektor Energi: Integrasi IoT ke infrastruktur energi terbarukan adalah contoh nyata transformasi digital yang berdampak langsung.
- Solusi Daerah Terpencil: Banyak desa di Indonesia butuh sistem energi mandiri. PLTS dengan IoT bisa jadi penyelamat.
- Smart Monitoring = Hemat Biaya: Dengan deteksi dini dan monitoring otomatis, kita bisa kurangi potensi kerusakan, perpanjang umur perangkat, dan hemat biaya pemeliharaan.
- Efisiensi Energi = Lebih Ramah Lingkungan: IoT bikin distribusi energi makin presisi dan minim pemborosan.
- Perangkat PLTS dapat di monitoring dari jarak jauh dengan menggabungkan teknologi Internet dan Aplikasi

π‘ Hasil dan Temuan Penting
Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa:
- PLTS dengan monitoring IoT mampu bekerja secara mandiri bahkan saat listrik PLN padam.
- Pemantauan suhu, tegangan, daya, dan iradiasi dilakukan secara real-time dan bisa dilihat dari smartphone.
- Penggunaan dashboard Blynk sangat membantu visualisasi dan kendali jarak jauh (remote control).
- Sistem ini bisa di-scale up untuk kebutuhan rumah tangga, masjid, atau bahkan industri kecil.

π Kesimpulan: Panel Surya Butuh Koneksi Juga
Kalau dulu kita mikir IoT cuma buat smart home atau smart city, sekarang kita tahu: PLTS juga bisa jadi βsmartβ. Dengan teknologi yang tepat, monitoring energi bisa lebih efisien, responsif, dan terjangkau.
Integrasi antara energi terbarukan dan digitalisasi seperti ini bukan cuma keren, tapi juga perluβbuat lingkungan, buat efisiensi, dan buat masa depan energi Indonesia yang lebih cerah π
π Highlight Penting:
- π‘ IoT + PLTS = energi bersih + pemantauan real-time
- π PPDIOO jadi framework yang terstruktur dan repeatable
- π² Dashboard monitoring (Blynk) bantu kontrol jarak jauh
- π‘ Bisa diterapkan di daerah terpencil & hemat biaya


