π WICOENG 2024: Mendorong Inklusi Digital melalui Desain Berbasis Ilmu
π Kegiatan: Widyatama International Conference on Engineering 2024 (WICOENG 2024)
π Judul Artikel: Designing Inclusive Digital Platforms for Marginalized Communities: A Design Science Research Approach
π Halaman Prosiding: 104β113
ποΈ Tahun: 2024
π Lokasi: Universitas Widyatama, Bandung, Indonesia
β¨ Ringkasan Kegiatan
Pada tahun 2024, Universitas Widyatama menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk WICOENG 2024 (Widyatama International Conference on Engineering 2024) sebagai forum ilmiah lintas disiplin di bidang rekayasa dan teknologi. Salah satu makalah unggulan dalam konferensi ini adalah presentasi dengan judul:
βDesigning Inclusive Digital Platforms for Marginalized Communities: A Design Science Research Approachβ
Makalah ini dipresentasikan oleh Dr. Tarmin Abdulghani bersama tim peneliti dan tercatat dalam prosiding resmi WICOENG 2024, halaman 104 hingga 113.
π― Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk:
- Mengembangkan platform digital yang inklusif untuk komunitas marjinal (penyandang disabilitas, masyarakat pedesaan, lansia, dan kelompok berpenghasilan rendah).
- Menerapkan pendekatan Design Science Research (DSR) untuk merancang solusi berbasis kebutuhan pengguna yang nyata.
- Membangun kerangka kerja desain yang dapat direplikasi untuk proyek teknologi sosial di berbagai konteks negara berkembang.
π Metodologi: Design Science Research (DSR)
Penelitian ini menggunakan pendekatan DSR yang terdiri dari enam tahapan utama:
- Identifikasi masalah nyata yang dihadapi komunitas marjinal.
- Penentuan tujuan solusi desain (design objectives).
- Perancangan dan pengembangan prototipe platform digital.
- Demonstrasi dan pengujian dengan komunitas sasaran.
- Evaluasi hasil terhadap tujuan desain.
- Komunikasi temuan melalui forum ilmiah dan publikasi.
π± Hasil: Platform Digital Inklusif
Platform yang dikembangkan berfokus pada:
- Antarmuka ramah disabilitas (aksesibilitas tinggi dengan screen reader dan navigasi suara)
- Konten visual sederhana untuk komunitas dengan tingkat literasi rendah
- Modul adaptif berbasis konteks lokal (bahasa daerah, panduan video)
- Konektivitas minimum (dapat berjalan di perangkat dengan koneksi internet terbatas)
π Implikasi Sosial dan Inovasi
Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada:
- Peningkatan akses teknologi di kalangan komunitas terpinggirkan.
- Percontohan pendekatan DSR dalam proyek pengabdian masyarakat berbasis teknologi.
- Penguatan kolaborasi antara akademisi, pemangku kebijakan, dan komunitas pengguna.
π Publikasi dan Reputasi Ilmiah
Makalah ini diterbitkan dalam prosiding resmi:
WICOENG 2024 β Widyatama International Conference on Engineering
Judul: Designing Inclusive Digital Platforms for Marginalized Communities: A Design Science Research Approach
Halaman: 104β113
Penerbit: Universitas Widyatama Press
Indexing: [Jika ada, tambahkan informasi seperti Google Scholar, DOI, atau Scopus jika tersedia]
π© Kontak
Untuk kerja sama penelitian, seminar lanjutan, atau pengembangan komunitas berbasis platform digital:
π§ Email: tarmin@artagani.com
π Google Scholar: https://scholar.google.com/citations?user=CnYqM40AAAAJ&hl=id
π§Ύ ORCID: https://orcid.org/0000-0002-0172-8971


